by : Felicia Halim, dr., S. Ked.
Anak tumbuh dan berkembang melalui suatu proses yang mengagumkan dari sejak dalam kandungan ibu sampai mereka menjadi dewasa. Tumbuh kembang anak melewati berbagai tahap yang berkesinambungan, salah satunya adalah tahap remaja atau yang disebut pubertas. Pada masa ini mereka mengalami suatu masa transisi antara masa anak dan dewasa dimana terjadi pacu tumbuh (growth spurt), munculnya tanda-tanda seks, tercapainya fertilitas dan terjadi pula perubahan-perubahan psikologik serta kognitif. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh suatu aksis dalam otak yang dapat menyebabkan hormon gonadotropin menstimulasi organ seks untuk menghasilkan hormon seks steroid. Tumbuh kembang anak tidak saja dipengaruhi oleh aspek genetik tapi juga lingkungan biopsikososial. Secara normal tanda-tanda pubertas pada anak laki-laki akan mulai tampak pada umur 9-14 tahun dan pada anak perempuan pada umur 8-13 tahun. Bila tanda-tanda pubertas tersebut muncul sebelum waktunya maka disebut pubertas dini atau pubertas prekok, sedangkan bila belum muncul tanda pubertas disebut dengan pubertas terlambat. Pubertas dini harus dihambat dan pubertas terlambat harus dirangsang supaya tidak menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan.

Read the rest of this entry »